BERANDA
  • Berita
  • Pengumuman
  • Kolom Peneliti
  • Siaran Pers

17 November 2017

Keragaman, Sumber Kekuatan Bangsa Indonesia

Jakarta, Humas LIPI. Keragaman adalah aspek yang harus dikelola dengan tepat agar dapat menjadi kekuatan. Apalagi Indonesia memiliki keragaman sumber daya alam, sumber daya manusia, serta aspek sosial budaya dan lainnya. Apabila keragaman ini dipupuk dengan baik, maka akan menjadi sumber kekuatan bangsa Indonesia.Untuk memupuk keragaman menjadi… Selengkapnya..
13 November 2017

Indonesia Perlu Belajar dari Inggris untuk Tangani Ekstrimisme

Jakarta, Humas LIPI. Perilaku ekstrim dari kelompok radikal yang berbasis keagamaan saat ini memang membuat kekhawatiran berbagai negara. Salah satu negara yang menjadi korban tersebut yakni Inggris. “Sejak 2015, pemerintah Inggris telah merancang undang-undang anti-ekstrimisme baru. Hal ini dapat menjadi pembelajaran Indonesia bagaimana… Selengkapnya..
13 November 2017

Forum Profesor Riset Nasional Terbentuk, Ini Harapannya ke Depan

Forum Profesor Riset Nasional secara resmi terbentuk pada Kamis (9/11) di Depok, Jawa Barat. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menginisiasi pembentukan organisasi ini. Forum tersebut mewadahi sekitar 218 orang Profesor Riset yang masih aktif di Indonesia pada saat ini. Jumlah Profesor… Selengkapnya..
Seminar Kesaktian Pancasila
02 November 2017

Seminar Refleksi Kesaktian Pancasila: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Konteks Kekinian

Kamis, 5 Oktober 2017 Kedeputian Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI bekerjasama dengan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) menggelar seminar bertajuk Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Konteks Kekinian yang merupakan salah satu refleksi peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Hadir dalam diskusi ini tiga… Selengkapnya..
header web ICWG 2018
05 Oktober 2017

Call for Papers ICWG LIPI 2018

The Indonesian Institute of Sciences (LIPI)Ministry of Women Empowerment and Children Protection RI (KPPA RI)Asian Association of Women’s Studies (AAWS) National Commission on Violence Against Women (KOMNAS PEREMPUAN) CALL FOR PAPERS INTERNATIONAL CONFERENCE AND WORKSHOP ON GENDER“WOMEN’s LEADERSHIP AND DEMOCRATISATION IN THE 21st CENTURY ASIA”… Selengkapnya..
parpol bersih dan sehat bakal lahirkan pemimpin berintegritas J3t
21 September 2017

Parpol Bersih dan Sehat Bakal Lahirkan Pemimpin Berintegritas

JAKARTA - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris menekankan, pentingnya partai politik (parpol) memiliki sebuah sistem integritas yang dapat membentuk partai menjadi bersih dan sehat.Hal itu dikatakan Syamsudin saat menyampaikan paparannya dalam diskusi "Sistem Integritas Partai Politik" (Sistem Etik, Rekrutmen… Selengkapnya..
kpk lipi001
21 September 2017

KPK Lakukan Kajian Parpol Sejak 2012

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan (kiri) didampingi Pengamat dari LIPI Syamsuddin Haris (kanan). Foto: Antara/Aprilio Akbar Metrotvnews.com, Jakarta: Safari politik yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan tidak berkaitan dengan sejumlah kasus yang sedang berkembang saat ini. Sebab, KPK sudah melakukan kajian partai… Selengkapnya..

05 Oktober 2017

Call for Papers ICWG LIPI 2018

The Indonesian Institute of Sciences (LIPI)Ministry of Women Empowerment and Children Protection RI (KPPA RI)Asian Association of Women’s Studies (AAWS) National Commission on Violence Against Women (KOMNAS PEREMPUAN) CALL FOR PAPERS INTERNATIONAL CONFERENCE AND WORKSHOP ON GENDER“WOMEN’s LEADERSHIP AND DEMOCRATISATION IN THE 21st CENTURY ASIA”… Selengkapnya..
07 Juli 2017

Dialog Kebangsaan Ke-2 "Pendidikan Memperkuat Kebangsaan"

Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Kependudukan akan menyelenggarakan kegiatan Dialog Kebangsaan Ke-2 "Pendidikan Memperkuat Kebangsaan" yang akan diselenggarakan pada: Hari, Tanggal: Selasa, 11 Juli 2017Waktu: 09.00 - 12.30 WIBTempat: Auditorium LIPI Lantai… Selengkapnya..
23 Februari 2017

PENGUMUMAN TENTANG PENGUSULAN KEIKUTSERTAAN SEMINAR INTERNASIONAL TAHUN 2017.

Nomor : B-753/IPSK/IF.07/I/2017 Lamp. : - Yth. Satuan Kerja di Lingkungan IPSK LIPI di tempat SURAT EDARAN tentang Pengusulan Keikutsertaan Seminar Internasional Sehubungan dengan kegiatan keikutsertaan Seminar Internasional yang masih berlanjut pada tahun 2017 maka Kedeputian Bidang IPSK-LIPI memberikan kesempatan kepada para peneliti dan non… Selengkapnya..
29 September 2016

Pengumuman keikutsertaan seminar internasional 2016

Pengumuman Keikutsertaan Seminar Internasional. Yth. Ka.Puslit IPSK LIPI di tempat Bersama ini Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI menyampaikan informasi bahwa pada tahun anggaran 2016, Kedeputian Bidang IPSK LIPI memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk mengikuti kegiatan seminar internasional yang… Selengkapnya..
23 Mei 2016

Tanggal penting The 1st International Conference on Social Sciences and Humanities (ICSSH 2016)

Batas akhir penerimaan abstrak : diperpanjang 21 Juli 2016 Pengumuman hasil seleksi abstrak : 27 Juli 2016 Ketentuan Abstrak 1) Abstrak dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, dan dilengkapi dengan kata kunci. 2) Mencantumkan nama lengkap, nama lembaga, dan alamat email setelah judul abstrak. 3) Jumlah kata maksimal 300 kata. 4)… Selengkapnya..

20161116 Ketenagakerjaan02
02 November 2017

Kelapa Sawit dan Kesejahteraan

Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman unggulan pemerintah. Salah satu daerah yang memiliki wilayah yang cukup luas adalah Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian bagaimana dengan capaian kesejahteraan di tingkat pekerja sawit. Untuk mengetahui hal tersebut maka tim Sumber Daya Manusia Ketenagakerjaan melakukan penelitian dengan judul “Mobilitas… Selengkapnya..
Diskusi 2 Mei 2017
02 November 2017

Diskusi Round Table: “Retrospeksi Arah Pendidikan Nasional”

Dalam rangka menyemarakkan hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2017, Puslit Kependudukan LIPI bekerjasama dengan Forum Pendidikan menyelenggarakan suatu Diskusi Round Table dengan tema “Retrospeksi Arah Pendidikan Nasional.” Acara tersebut diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2017 mulai pukul 13.00 sampai dengan pk… Selengkapnya..
Default Image
02 November 2017

Korporealitas dan Generasi Rapuh

Akhir-akhir ini sering kita dengar keluhan banyak orang tua tentang anak-anaknya. Keluhan yang disertai keheranan mengapa anak-anaknya, baik yang masih kecil maupun yang sudah mulai beranjak remaja, mudah lelah dan mudah sakit. Generasi rapuh pelan tapi pasti telah mulai menjadi fenomena yang mengkuatirkan. Padahal makanan mahal, hiburan dan… Selengkapnya..
Default Image
02 November 2017

Berhenti Beternak Kebencian

KEBENCIAN semakin begitu mudah dipertontonkan. Kita menyaksikan beragam kebencian berseliweran di media sosial menyerang siapa saja pihak yang berseberangan. Sasarannya bisa personal, kelompok, agama, atau pemerintah. Beragam informasi yang belum tentu teruji kebenarannya begitu cepat disebarluaskan. Pertarungan politik misalnya, begitu mudah… Selengkapnya..
Default Image
02 November 2017

Pelatihan Optimalisasi Pemanfaatan Jurnal yang Dilanggan LIPI

Dalam menyusun karya tulis ilmiah (KTI), peneliti perlu mendapatkan dukungan yang cukup dalam bentuk akses ke literatur dari seluruh dunia agar dapat meningkatkan kualitas KTInya. Namun, walaupun akses sudah tersedia, tidak semua peneliti dapat memanfaatkannya secara optimal. Selain peneliti, para pustakawan juga perlu memiliki kemampuan yang… Selengkapnya..
lia
01 November 2017

Filosofi Taman di Tiongkok

Berkunjung ke kota manapun di Tiongkok akan membuat kita sadar bahwa negara tersebut memiliki banyak taman kota. Di setiap sisi kota selalu hadir taman yang ditata dengan sangat cantik. Taman-taman di Tiongkok juga selalu dipenuhi pengunjung sejak sebelum fajar menyingsing hingga setelah senja tiba, setiap hari sepanjang tahun (Calligraphy for… Selengkapnya..
Default Image
01 November 2017

Indonesia Menjadi Negara Penting di Mata Taiwan

Jakarta – Taiwan kini sedang gencar menggalakkan Kebijakan Baru ke Arah Selatan atau New Southbound Policy. Kebijakan yang mulai dicanangkan sejak Mei 2016 ini bertujuan untuk tercapainya hubungan yang saling menguntungkan antara Taiwan dan beberapa negara di selatan Taiwan. Hal ini diungkapkan oleh John C. Chen, Kepala Perwakilan Kantor Dagang… Selengkapnya..

02 Juli 2017

Kepala LIPI Wafat

Rasa duka mendalam menyelimuti segenap sivitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Minggu (2/7). Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain wafat. Sang Kepala LIPI akhirnya dipanggil oleh Allah SWT dalam usia 58 tahun pada pukul 16.00 WIB di rumah sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan. Jakarta, 2 Juli 2017. Kabar duka… Selengkapnya..
03 Mei 2017

LIPI Paparkan Hasil Riset dan Analisis Pilkada Jakarta 2017

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2017 telah menjadi perbicangan hangat publik yang luas belakangan ini. Ajang untuk memilih gubernur dan wakilnya ini dinilai berpengaruh luas bagi dinamika politik nasional. Meskipun Pilkada bisa dikatakan relatif lancar, namun beragam isu dan persoalan telah mewarnai sepanjang penyelenggaraannya. Dari… Selengkapnya..
27 April 2017

SDM Handal dalam Pemanfaatan Sains Kunci Keberhasilan Ekonomi Indonesia

Upaya untuk meningkatkan perekonomian Indonesia yang berlandaskan keadilan dan kemakmuran bangsa terus dilakukan pemerintah saat ini. Salah satu kunci penting dalam mewujudkan hal tersebut adalah keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang handal dalam pemanfaatan sains untuk keberhasilan ekonomi Indonesia. Kemudian, SDM yang handal ini juga… Selengkapnya..
26 Januari 2017

LIPI Tegaskan Sikap Netral pada Pilkada Serentak 2017

Tahun ini, Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada 15 Februari 2017 di 101 daerah seluruh Indonesia. Mengutip laman Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Pilkada serentak ini akan diikuti sekitar 338 Pasangan Calon. Pilkada ini merupakan penyelenggaraan kali kedua setelah diadakan pertama kali pada 2015.… Selengkapnya..
25 Januari 2017

Indonesia Menuju Diplomasi Maritim yang Modern dan Inovatif

Sejak 2014, pemerintah mendorong visi nasional yakni Indonesia sebagai poros maritim dunia. Selain itu, isu maritim telah menjadi sorotan publik terutama terkait peledakan dan penenggelaman kapal asing pencuri ikan, perbudakan industri perikanan milik Thailand di Bejina, Maluku, maraknya illegal fishing dan penculikan Anak Buah Kapal (ABK)… Selengkapnya..
Pin It
Konflik Qatar dengan Arab Saudi berserta beberapa negara kawasan Arab lainnya belakangan ini memang tengah memanas. Kondisi ini sebenarnya telah diprediksi oleh Tim Agama dan Politik dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berdasarkan hasil penelitian pada 2016. Konflik dan krisis diplomatik terhadap Qatar pada dasarnya terjadi akibat pemerintah Qatar tidak membuat kebijakan baru untuk menormalisasikan hubungan Qatar dengan negara-negara di sekitarnya. Hasil kajian penelitian lengkap dari Tim Agama dan Politik tersebut tersaji dalam kegiatan Media Briefing “Hasil Penelitian LIPI tentang Qatar dan Krisis Diplomatik Terkini di Timur Tengah”.
 
Jakarta, 19 Juni 2017. Dalam menyikapi konflik Qatar dan krisis diplomatik di Timur Tengah, Indonesia perlu membuat langkah-langkah strategis yang tidak beresiko secara nasional dan juga tidak memperkeruh ketegangan politik di Timur Tengah.
 
Hasil kajian penelitian dari Pusat Penelitian Politik LIPI pun memberikan masukan kebijakan bagi sikap pemerintah Indonesia dalam konflik Qatar dan Timur Tengah ini. Pertama, pemerintah Indonesia hendaknya tidak mengambil sikap politik luar negeri yang terlalu hitam-putih, tidak berpihak terhadap salah satu kubu, serta mendorong upaya untuk merajut kembali kawat diplomatik yang terputus antara Qatar dengan negara sekitarnya.
 
Kemudian kedua, pemerintah Indonesia bisa menawarkan diri sebagai fasilitator perdamaian, bukan mediator. Secara rasional, sebagai middle power, Indonesia belum memiliki diplomatic pressure yang kuat terhadap negara-negara yang bersitegang, sehingga peran sebagai mediator kurang efektif. Tetapi sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar dunia, Indonesia berpotensi kuat sebagai fasilitator yang menyediakan tempat dialog perdamaian antara Qatar dan negara-negara yang bersitegang.
 
Dan ketiga, negara super power seperti Amerika Serikat, Rusia dan Tiongkok atau organisasi internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), memiliki potensi kuat menjadi mediator yang efektif dalam ketegangan diplomatik tersebut. Diharapkan negara-negara tersebut lebih netral dalam menyikapi ketegangan politik di Timur Tengah.
 
Hasil kajian konflik Qatar menunjukkan pula bahwa akar permasalahan konflik ini dimulai ketika naiknya Syeikh Hamad bin Khalifa Al Thani sebagai Emir Qatar pada 1995 setelah mengkudeta kekuasaan ayahnya, Syeikh Khalifa bin Hamad Al Thani. Waktu itu, Arab Saudi melakukan intervensi politik untuk mempertahankan Syeikh Khalifa. Sikap Saudi ini didukung oleh mayoritas negara-negara Arab. Meskipun tidak mendapatkan pengakuan diplomatik di awal kekuasaannya, Syeikh Hamad tetap melakukan manuver politik dan ekonomi sebagai Emir Qatar. Bila menilik manuver-manuver ini, bisa diulas sebagai berikut:
 

Dalam bidang politik :

  1. Politik ‘honest broker’ membuat posisi Qatar sangat unik serta tak lazim bagi negara-negara teluk. Politik mediasi ini melangkahi dominasi Arab Saudi di kawasan itu. Qatar selalu hadir sebagai negara mediator dalam konflik intra-national atau antar negara seperti di Libanon (Doha Accord 2008), Sudan, Yaman (Houti), Libya, Mesir, Palestina (Hamas-Fatah), Djibouti hingga Eritrea, bahkan ikut memediasi pertemuan pemimpin Taliban dan Amerika Serikat.
  2. Meski demikian, Qatar juga melakukan standar ganda dengan merangkul Arab Saudi dalam menyelesaikan konflik, terutama dalam bentuk aksi militer yang lebih luas, seperti mempersenjatai kelompok oposisi di Libya, penyerangan Houti di Yaman dan penyerangan ISIS di Suriah.
  3. Qatar memiliki kebijakan yang berbeda dengan negara sekitar, terutama Arab Saudi, berkaitan dengan keberpihakannya terhadap Ikhwanul Muslimin (IM), Hamas dan kelompok-kelompok oposisi pemerintah (pro-demokrasi). Qatar juga sering memberikan bantuan dalam bidang militer dan kemanusiaan (Filantropi). Dimana mayoritas negara-negara Arab telah mengelompokkan organisasi-organisasi tersebut, terutama IM dan Hamas sebagai organisasi radikal yang mengancam stabilitas dan keamanan kawasan.
  4. Pada masa pemerintahan Syeikh Hamad, Qatar melalui kantor berita Aljazeera, melakukan “politik intervensionis” yang terkenal dengan “Aljazeera Effect”. Dimana Aljazeera sangat tajam dalam meliput dan mengritik ketimpangan ekonomi, pengangguran, praktik-praktik non-demokratis, dan framing media yang tidak pro terhadap pemerintah negara-negara Arab. Namun Aljazeera tumpul terhadap berita-berita dalam negeri Qatar. Aljazeera juga menjadi media utama yang ikut memasifkan gerakan Arab Spring di Timur Tengah yang berakibat pada Regime change di sejumlah negara.

 
Dalam bidang ekonomi :

  1. Qatar menjadi negara abnormal dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat dibandingkan negara sekitarnya, setelah negara itu melakukan mega investasi di bidang LNG (gas alam cair).
  2. Qatar melakukan investasi yang begitu besar melalui Qatar Foundation di berbagai lini ekonomi, sosial dan pendidikan.
  3. Qatar merupakan negara satu-satunya di Timur Tengah yang memiliki Gross Domestic Bruto (GDP) tertinggi di dunia ($ 93.990) dengan angka pengangguran mendekati 0%. Kemakmuran ekonomi ini sangat mendukung kebijakan luar negeri Qatar yang ofensif di kawasan Timur Tengah.

 

Manuver dari Qatar di bawah Syeikh Hamad tersebut, dianggap telah melampaui norma-norma dan tata nilai regional (unified destiny) yang telah dibangun Saudi di wilayah Teluk (negara-negara GCC), sehingga negara-negara di kawasan “gerah”. Blokade diplomatik yang terjadi saat ini bukanlah hal yang mengejutkan. Kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2002, ketika Saudi menarik Duta Besarnya dari Doha. Pada tahun 2014, Arab Saudi bersama Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) juga menarik Duta Besarnya dari Doha.
 

Keterangan Lebih Lanjut:
- Nostalgiawan Wahyudhi (Peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI)
- Isrard (Kepala Bagian Humas, Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI)

 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Nostalgiawan Wahyudhi S.IP., M.A.

Sosok

Dr. Tri Nuke Pudjiastuti, MA

tri nuke
Dr. Tri Nuke Pudjiastuti, MA menjadi Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) sejak tahun 2015. Ia lahir di Salatiga, 1 Februari 1963. Nuke (panggilan akrabnya, red) menyelesaikan pendidikan Master of Arts (MA) bidang…

Galeri Video

Sembunyikan
Tampilkan

Galeri Foto

banner p2kk

banner p2p

banner p2e

banner p2k

banner p2sdr

banner kegiatankedeputian

Kontak Kami

 

 

Alamat

LIPI Pusat
Sasana Widya Sarwono (SWS)
Jl. Jend. Gatot Subroto 10, Jakarta 12710

 

 

Telepon

+62 21 522 5711      Ext: 1299 & 1292

 

 

Email

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.